Bantahlah Mereka Dengan Baik

وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
“Dan bantahlah mereka dengan cara yang baik” Q.S An-Nahl: 125

أي من احتاج منهم إلى مناظرة وجدال فليكن بالوجه الحسن برفق ولين وحسن خطاب كقوله تعالى
Yakni terhadap orang-orang yang dalam rangka menyeru mereka (dalam kebaikan) diperlukan perdebatan dan bantahan. Maka hendaklah hal ini dilakukan dengan cara yang baik. Yaitu dengan lemah lembut, tutur kata yang baik serta cara yang bijak. Ayat ini sama pengertiannya dengan ayat lain yang disebutkan oleh firman-Nya:

ولا تجادلوا أهل الكتاب إلا بالتي هي أحسن إلا الذين ظلموا منهم
“Dan janganlah kalian berdebat dengan ahli kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka ….” Q.S Al-‘Ankabut: 46

فأمر تعالى بلين الجانب كما أمر به موسى وهارون عليهما السلام حين بعثهما إلى فرعون في قوله
Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan untuk bersikap lemah lembut, seperti halnya yang telah Dia perintahkan kepada Musa dan Harun, ketika keduanya diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Fir’aun, yang kisahnya disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui firman-Nya:

فقولا له قولا لينا لعله يتذكر أو يخشى
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut” Q.S Thoha: 44

Adapun firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

إن ربك هو أعلم بمن ضل عن سبيله
“Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang sesat dari jalan-Nya ….” Q.S An-Nahl: 125

أي قد علم الشقي منهم والسعيد وكتب ذلك عنده وفرغ منه فادعهم إلى الله ولا تذهب نفسك على من ضل منهم حسرات فإنه ليس عليك هداهم إنما أنت نذير عليك البلاغ وعلينا الحساب
Sesungguhnya Allah telah mengetahui siapa yang celaka dan siapa yang berbahagia di antara mereka, dan hal tersebut telah dicatat di sisi-Nya serta telah dirampungkan kepastiannya. Maka serulah mereka untuk menyembah Allah, dan janganlah kamu merasa kecewa (bersedih hati) terhadap orang yang sesat di antara mereka. Karena sesungguhnya bukanlah tugasmu memberi mereka petunjuk. Sesungguhnya tugasmu hanyalah menyampaikan, dan kamilah yang akan menghisab.
Dalam ayat lain disebutkan oleh firman-Nya:

إنك لا تهدي من أحببت
“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi” Q.S Al-Qoshos: 56

ليس عليك هداهم ولكن الله يهدي من يشاء
“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk siapa yang dikehendaki-Nya” Q.S Al-Baqoroh: 272

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    Juni 2012
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
%d blogger menyukai ini: