*** Modal Dasar Para Dukun ***

Image

Modal Dasar Para Dukun

Berikut adalah modal dasar yang dimiliki para dukun baik itu dukun berkedok Ustadz ataupun berkedok Tukang Nujum dan paranormal:

 

  • Berguru Kepada Ahlinya (Dukun lebel yang lebih tinggi)

Dalam hal menuntut ‘ilmu tentu para pelajar perlu bimbingan seorang guru. Begitu juga dalam hal mempelajari ilmu ghaib untuk menjadi dukun, para calon dukun juga perlu bimbingan dari dukun yang sudah ahli atau yang lebih senior.

Padahal sebagai Muslim tidaklah dibolehkan untuk itu karena para dukun pada dasarnya adalah Rasul Setan yang menebarkan kesesatan:

Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَتَى كَاهِنًا، أَوْ عَرَّافًا، فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ، فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

Barang siapa yang mendatangi dukun atau arraf (peramal) lalu membenarkan apa yang ia katakan, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad”. [HR. Ahmad dalam Musnad-nya (no.9536), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (no.15), dan di-shahih-kan oleh Syaikh Al Albaniy dalam Shohih At-Targhib]

 

  • Ritual Bid’ah dan Syirik

Untuk memburu kesaktian, dukun biasanya melakukan ritual-ritual dengan cara:

– Menyepi atau bersemedi di tempat sepi bahkan bisa juga di kuburan

– Kungkum untuk membersihkan diri disertai juga ruwatan

– Melakukan berbagai puasa bid’ah yang dikhususkan untuk memburu kesaktian

– Dzikir bid’ah bila sang dukun tersebut berkedok kiyai

– Bahkan terkadang melakukan praktek zina, mencuri sesuatu di kuburan, membunuh perawan atau hal yang lainnya yang bisa meluluskannya menjadi seorang dukun

Segala macam ritual di atas bisa saja berbeda tergantung bimbingan guru masing-masing

 

  • Sesajian

Untuk menjadi dukun, melakukan sesajian merupakan suatu hal yang lumrah. Biasanya sesajian dilakukan dengan memberikan sesuatu dengan cara menyembelih atau mengorbankan sesuatu kepada selain Allah.

Dan ini jelas mengundang laknat Allah Subhanahu wa Ta’ala berdasarkan Sabda Nabi Sholallahu’alaihi wa sallam dari jalan Ali bin Abi Tholib Radhiallahu’anhu:
لعن الله من لعن والده. ولعن الله من ذبح لغير الله. ولعن الله من آوى محدثا. ولعن الله من غير منار الأرض
“Allah melaknat orang-orang yang menyembelih binatang bukan karena Allah, Allah melaknat orang-orang yang melaknat kedua orang tuanya, Allah melaknat orang-orang yang melindungi orang yang berbuat kejahatan, dan Allah melaknat orang-orang yang merubah tanda batas tanah”. (HR. Muslim no. 1978)
Salman Al-Farisi Radhiallahu’anhu berkata:
دَخَلَ رَجُلٌ الْجَنَّةَ فِي ذُبَابٍ وَدَخَلَ رَجُلٌ النَّارَ، مَرَّ رَجُلَانِ عَلَى قَوْمٍ قَدْ عَكَفُوا عَلَى صَنَمٍ لَهُمْ» وَقَالُوا: لَا يَمُرُّ عَلَيْنَا الْيَوْمَ أَحَدٌ إِلَّا قَدَّمَ شَيْئًا، فَقَالُوا لِأَحَدِهِمَا: قَدِّمْ شَيْئًا، فَأَبَى فَقُتِلَ، وَقَالُوا لِلْآخَرِ: قَدِّمْ شَيْئًا، فَقَالُوا: قَدِّمْ وَلَوْ ذُبَابًا، فَقَالَ: وَأَيْشٍ ذُبَابٌ، فَقَدَّمَ ذُبَابًا فَدَخَلَ النَّارَ، فَقَالَ سَلْمَانُ: «فَهَذَا دَخَلَ الْجَنَّةَ فِي ذُبَابٍ، وَدَخَلَ هَذَا النَّارَ فِي ذُبَابٍ»
“Ada seseorang masuk surga karena seekor lalat, dan ada seseorang masuk neraka karena seekor lalat pula. Ada dua orang berjalan melewati suatu kaum yang memiliki berhala. Mereka berkata: “Tak seorangpun melewati kami kecuali mempersembahkan sesuatu”. Maka mereka berkata kepada keduanya: “ Persembahkan sesuatu, maka salah seorang menolak, dan mereka berkata kepada lelaki yang satu lagi: “Persembahkan sesuatu, mereka berkata kepada lelaki itu: “Persembahkan walau seekor lalat”, lelaki itu berkata: “Ini lalat”, maka dia mempersembahkan lalat dan diapun masuk neraka”. Salman berkata: “Maka yang satu masuk surga karena lalat, dan satu lagi masuk neraka karena lalat”. (Mushonnif Ibnu Abi Syaibah no. 33038)

 

  • Mantra

Hal ini adalah sesuatu yang juga wajib dimiliki oleh para dukun baik itu dukun berkedok kiyai ataupun dukun berkedok paranormal, orang pintar, ahli santet dan lain sebagainya. Walaupun memiliki mantra yang berbeda atau terkadang bercampur dengan lafazh ayat Qur’an namun tetaplah memiliki fungsi yang sama yakni untuk melangsungkan tujuan dukung tersebut tergantung mantra yang dibaca, seperti mantra pelet, mantra kebal, mantra ngilang, mantra mukulin orang, mantra santet dan lain sebagainya.

 

  •  Jimat

Dukun biasanya juga memiliki pegangan pusaka dalam berbagai bentuknya baik berupa keris, blangkon, cincin akik, batu kristal, kalung, ikat pinggang, tasbih, batu kuning dan lainnya yang dipercayai memiliki kekuatan ghaib.

 

  • Rajah dan  Wifiq

Barang ini biasanya banyak dijual oleh para dukun yang berkedok Ustadz atau Kiyai, sebenarnya barang ini tergolong kepada jimat, hanya saja rajah berupa tulisan-tulisan yang (Dajal) alias tiDAk JALas  seperti tulisan Arab namun bercampur dengan nama-nama aneh yang sebenarnya adalah nama jin yang dimintai pertolongan. Jika dukunnya berkedok sufi, maka rajahnya akan berisi do’a kepada Tuan Gurunya yang sudah meninggal. Padahal tidaklah boleh seorang Muslim meminta selain Hanya kepada Allah saja.

 

  • Jin Pendamping

Bukanlah termasuk dukun jika tidak punya jin pendamping atau biasanya dinamai Khodam yang sering menolong si dukun saat sedang saat beroperasi. Kadang dukun bisa melihat jin tersebut atau kadang ada juga jin yang tidak menampakkan diri kepada dukun, namun kerja sama jin dan dukun tidak akan terjadi sebelum ada MOU dan kesepakatan bersama yang tak akan lari dari kemusyrikan dan kekufuran.

Sebagaimana Termaktub dalam Q.S Jin ayat 6:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقاً

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan

Semoga kita dilindungi dari kejahatan dunia perdukunan

— Wallahu A’lam —

, , , , , , , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    Mei 2012
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
%d blogger menyukai ini: