Ciuman Dengan Lawan Jenis Halal ???

Kutipan Artikel yang “Agak Menyesatkan”

Dari Ibnu Mas’ud, sesungguhnya ada seorang lelaki mencium seorang perempuan (mungkin ‘pacar’-nya), lalu dia datang kepada Nabi Sholallahu’alaihi wa sallam, dan diberitakannya halnya kepada Nabi. Kemudian itu diturunkan oleh Allah ayat yang maksudnya: “Kerjakanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebentar dari malam hari. Sesungguhnya kebaikan [seperti shalat] menghilangkan keburukan [seperti ciuman].” {Hud [11]: 114} Lelaki itu bertanya: “Ya Rasulullah! Apakah [fatwa] ini buat saya saja?” Jawab Nabi Sholallahu’alaihi wa sallam: “[Fatwa ini berlaku] bagi semua umatku.” (HR Bukhari) Di sini saya mendapati, walau ciuman itu sangat ‘mendekati zina’, beliau tidak mencela pelakunya. Beliau lebih condong memberi tahu “solusinya”. (Aisha Chuang, Manajemen Cinta Musim Dingi. Surakarta: Bunda Yurida, 2003: 77)

Kesalahan artikel:

1. Menduga-duga dalam memahami suatu hadits sehingga berani mengatakan bahwa wanita yang dicium adalah “pacarnya”.

2. Menggampang-gampangkan pelaku “Ciuman” seolah-olah Nabi tidak melarang secara keras.

3. Peremehan terhadap suatu dosa dan membuat orang melakukan dosa tersebut

Kisah Nyata dari Sumber yang Shohih.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa seorang laki-laki terlanjur mencium seorang wanita, lalu ia mendatangi Nabi Sholallahu’alaihi wa sallam dan member tahu beliau. Maka Allah menurunkan firmannya:

وَأَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ

“Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat” (Q.S Huud: 114)

Lelaki itu bertanya: Apakah ayat ini untukku, wahai Rasulullah? Rasulullah saw. bersabda: Untuk siapa saja di antara umatku yang melakukan hal itu. (Shahih, Riwayat Bukhari (526) dalam Mawaqiitus Shalaah dan Muslim (2763) dalam At-Taubah)

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ: أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ: أَخْبَرَنَا قَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوْهْبٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ، عَنْ أَبِي الْيَسَر،ِ قَالَ: أَتَتْنِي امرَأَةٌ تَبْتَاعُ تَمْرً فَقُلْتُ: إِنَّ فِي الْبَيْتِ تَمْرًا أَطْيَبَ مِنْهُ، فَدَخَلَتْ مَعِي فِي الْبَيْتِ، فَأَهْوَيْتُ إِلَيْهَا، فَتَقَبَّلْتُهَا، فَأَتَيْتُ أَبَا بَكْرٍ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ؟ قَالَ: اسْتُرْ عَلَى نَفْسِكَ وَ تُبْ، وَلاَ تُخْبِرْ أَحَدًا، فَلَمْ أَصْبِرْ، فَأَتَيْتُ عُمَرَ
ٍ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ؟ فَقَالَ : اسْتُرْ عَلَى نَفْسِكَ وَ تُبْ، وَلاَ تُخْبِرْ أَحَدًا، فَلَمْ أَصْبِرْ، فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ،ٍ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ؟ فَقَالَ: أَخْلَفْتَ غَازِيًا فِي سَبِلِ اللَّهِ فِي أَهْلِهِ بِمِثْلِ هَاذَا؟! حَتَّى تَمَنَِّ أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ أَسْلَمَ، إِلاَّ تِلْكَ السَّعَةَحَتَّى ظَنَّ أَنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّرِ قَالَ: وَأَطْرَكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَوِيلاً .حَتَّى أَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِلَى قَوْلِهِ:
ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ .قَالَ أَبُو الْيَسَرِ: فَأَتَيْتُهُ فَقَرَأَهَا عَلَيَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَصْحَابُهُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ! أَلِهَذَا خَصَّةً أَمْ لِلنَّسِ عَامَّةً؟ قَالَ: بَلْ لِلنَّسِ عَامَّةً.
Abdullah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun mengabarkan kepada kami. Qais bin Rabi’ mengabarkan kepada kami dari Utsman bin Abdullah bin Mauhab dari Musa bin Thalhah dari Abul Yasar, ia berkata, “Seorang perempuan pernah datang menemuiku untuk membeli kurma, lalu aku berkata kepadanya, “Di dalam rumah, ada yang lebih baik dari kurma ini.’ Diapun masuk bersamaku ke dalam rumah, tiba-tiba aku tergiur kepadanya dan akupun menciumnya. Setelah itu, aku menemui Abu Bakar dan kuceritakan apa yang telah kulakukan. Ia berkata kepadaku, ‘Rahasiakan ‘aibmu dan bertaubatlah, jangan sekali-kali kamu beritahukan kepada oranglain.’ Aku tidak puas dengan saran itu, maka akupun menemui Umar dan kuceritakan apa yang telah kulakukan. Ia berkata kepadaku, ‘Rahasiakan ‘aibmu dan bertaubatlah, jangan sekali-kali kamu beritahukan kepada oranglain.’ Kali ini aku juga tidak puas dengan saran itu. Akhirnya, aku menemui Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam dan kuceritakan apa yang telah kulakukan.
Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam bersabda, ‘Teganya kamu melakukan perbuatan seperti ini saat suaminya pergi berperang di jalan Allah ?!’
Mendengar ucapan itu, ia (Abul Yasar) berharap bahwa ia belum berislam kecuali saat itu, bahkan ia termasuk ahli neraka.
-Abul Yasar berkata- Saat itu, Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam menundukkan kepala cukup lama, hingga Allah mewahyukan kepada beliau ayat, ‘Dan dirikanlah Sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam,’ sampai firman-Nya, ‘Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat’.” (Q.S Hud: 114)
Abul Yasar berkata,”Aku menemui Rasulullah Sholallahu’alaihi wa sallam, lalu beliau membacakan ayat di atas. Ketika itu, beberapa sahabt bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah ini khusus untuknya atau umum untuk seluruh manusia ?’ Beliau bersabda, ‘Ini umum untuk seluruh manusia’.”. (Riwayat At-Tirmidzi (3115) dalam Shahih Sunan Tirmidzi, dan lihat Ibnu Katsir (4/606-607)

Hal senada diriwayatkan pula dari Abu Umaamah, Muadz bin Jabal, Ibnu Abbas, Buraidah, dan lain-lain di dalam “Turjumaanul Qur’an. (Lihat Fathul Baari (8/206-208), An-Nasa’I (268) dalam At-Tafsir, dan Ahmad (1/245) dalam Al-Musnad)

Dengan demikian dari dalil di atas jelaslah sudah bahwa:

1. Wanita yang dicium Sahabat Nabi tersebut bukanlah “pacarnya”

2. Nabi menegur sahabat tersebut, dan menyuruhnya segera bertobat (Salah satu syarat Tobat adalah tidak mengulangi perbuatan (Ciuman dengan wanita yg tidak halal) tersebut.

3. Apapun jenis dosanya, maka janganlah lihat kecil atau besarnya tetapi lihatlah kepada siapa kita durhaka.

Wallahu A’lam.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    Mei 2011
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
%d blogger menyukai ini: