Ketaqwaan Umar bin Khattab

Al-Faruq telah mengukir prestasi terbaik dalam wara’ dan takut kepada Allah dalam lebaran-lembaran sejarah. Inilah diantaranya:

– Suatu siang yang amat panas Utsman bin Affan di ‘Aliyah melihat seseorang menggiring dua ekor unta dari kejauhan. Padahal waktu itu benar-benar panas. “Ada apa dengan orang itu ? Kenapa dia tidak menetap di Madinah sampai panas reda, lalu baru keluar ?” gumam Utsman. Utsman mendekati salah seorang budaknya dan berkata, “Coba lihat, siapa gerangan itu”.

Budak itu pun mendekati seseorang yang berselimutkan selendang menggiring dua ekor unta itu. Ternyata dilihatnya adalah Amirul Mukminin. Segera dilaporkan hal itu kepada tuannya, Utsman bin Affan.

Maka Utsman melongokkan kepalanya di pintu. Angin panas berhembus kencang. Dia menarik lagi kepalanya. Dengan suara keras dia bertanya, “Apa yang membuatmu keluar di saat seperti ini ?!”
“Dua ekor unta zakat tertinggal. Unta-unta yang lain sudah dibawa pergi. Aku ingin mengantarkan keduanya ke tempat penjagaannya. Aku khawatir jika tidak kuantarkan kedua unta ini akan hilang, lalu aku dimintai pertanggungjawaban oleh Allah” jawab Umar.

“Wahai Amirul Mukminin! Mampirlah sejenak untuk minum dan berteduh. Biar kami yang mengantarkan kedua ekor unta itu” seru Utsman.

“Kembalilah ke tempatmu berteduh, wahai Utsman!” tukas Umar.
Utsman kembali seraya berkata “Barangsiapa ingin melihat seorang Al-Qawi Al-Amin (yang kuat dan terpercaya) lihatlah orang itu!” (Usud Al-Ghabah, Ibnul Atsir, IV/160 dengan sanad shahih).

– Abdullah bin Amir bin Rabi’ah bercerita “Aku pernah melihat Umar memungut sebatang jerami dari tanah lantas berkata ‘Duhai, sekiranya aku adalah sebatang jerami ini. Duhai, sekiranya aku bukan apa-apa. Duhai, sekiranya ibuku tak pernah melahirkanku’” (Siyar Al0Khulafa’, Adz-Dzahabi, halaman 83; Al-Muntazham, Ibnul Jauzi, IV/141).

– Qatadah bertutur “Ketika Umar singgah di Syam, dia dibuatkan makanan yang belum pernah dilihatnya sebelumnya. Saat dihidangkan dia berujar, ‘Ini untuk kami, lantas mana untuk orang-orang fakir yang tidur, sedangkan perut mereka tidak kenyang dengan roti gandum ?”

Khalid bin Walid berkata, ‘Mereka akan mendapatkan surga’

Maka kedua mata Umar berkaca-kaca dan kemudian berkata, ‘Jika makanan ini bagian kita dan mereka mendapatkan bagian surge, sungguh jauh sekali jarak kita dengan mereka’” (Manaqibu Amiril Mukminin, Ibnul Jauzi).

– Salim bin Abdullah mengatakan bahwa Umar bin Khattab pernah memasukkan tangannya ke dalam dubur unta yang sakit. “Aku khawatir akan ditanya tentangmu!” katanya kepada unta itu (Ath-Thabaqat, Ibnu Sa’ad, III/217; para periwayatnya terpercaya).

– Bara’ bin Ma’ruf menyampaikan bahwa suatu hari Umar bin Khattab keluar rumah menuju mimbar. Waktu itu dia sedang sakit. Seseorang menyarankan untuk meminum madu tertentu. Madu itu ada di baitulmal (Rumah zakat). Lantas umar berkata “JIka kalian mengizinkan, aku akan mengambilnya. Namun jika tidak, madu itu haram atasku” (Tarikh Ath-Thabari, II/569 dan Ath-Thabaqat, III/209).

– Anas bin Malik mengatakan bahwa dia pernah jalan-jalan bersama Umar bin Khattab. Keduanya memasuki sebuah kebun. Saat berada di dalam kebun dan diantara keduanya ada dinding pembatas. Anas bin Malik mendengar Umar berkata “Umar bin Khattab menjadi Amirul Mukminin ? Bah! Demi Allah, bertakwalah kepada Allah, wahai putra Khattab, atau Dia pasti mengadzabmu!” (Az-Zuhd, Imam Ahmad; dan diriwayatkan juga oleh Ibnu Abud Dunya di dalam Muhasabah An-Nafs ).

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    November 2010
    S S R K J S M
    « Okt   Jan »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
%d blogger menyukai ini: