Aku Ingin Begini, Aku Ingin Begitu, Mengapa ???

Mengapa Kita Ingin Begini Ingin Begitu ???

Apa yang anda inginkan ketika anda sedang santai di rumah anda di cuaca yang dingin ?

Apa yang anda inginkan ketika anda sedang mengisi formulir masuk perguruan tinggi ?

Apa yang anda inginkan ketika anda melihat seseorang yang anda cintai ?

Apa yang anda inginkan ketika anda melihat bangkai tikus yang sudah membusuk selama seminggu ?

Apa yang anda inginkan ketika anda memiliki modal untuk membuka usaha ?

Pertanyaan di atas adalah pertanyaan umum yang pernah merasuki pikiran setiap orang, adanya keinginan seringkali membuat orang menjadi lebih percaya diri, lebih giat, sehingga memperoleh kehidupan yang lebih baik bagi dirinya. Namun, tidak jarang juga kita jumpai orang-orang yang berkeinginan namun karena keinginannya itu dia menjadi stress, terpojok, terkucilkan sehingga menjadi lebih buruk kehidupannya.

Pertanyaan yang sangat perlu kita jawab dalam hal ini adalah “Kenapa Kita Ingin Begini dan Begitu ?”

Sebagai manusia yang normal keinginan seringkali terbentuk karena adanya dua faktor yaitu faktor penglihatan dan faktor pendengaran. Dua indra inilah yang sering atau bahkan selalu mempengaruhi keinginan kita. Beberapa contoh sederhananya:

–          Romeo ingin menikahi Juliet karena jatuh cinta pada pandangan pertama

–          Seorang gadis desa ingin menjadi seorang penyanyi karena sering mendengar radio dangdutan

–          Seorang anak ingin meniru apa yang dilakukan ayahnya

–          Seorang petani ingin menyekolahkan anaknya ketika mendengar bahwa pendidikan itu penting

–          Seorang siswa ingin mencoba merokok ketika guru-gurunya merokok di kelas

–          Sepasang remaja ingin berciuman karena mereka sering menonton sinetron

–          Seorang dara rela melepas bajunya ketika dirayu oleh seorang laki-laki yang dicintainya

–          Beberapa pengamen jalanan ingin menjambret seorang Ibu tua yang memakai perhiasan mewah

–          2 orang preman pasar ingin memperkosa seorang wanita yang berpakaian tapi telanjang

–          Seorang pria yang sedang sakit hati membunuh rekannya dengan cara Mutilasi sebagaimana yang dia lihat dan dengar di televisi.

Sebagai manusia normal yang memiliki mata dan telinga, kita harus bisa mengontrol keinginan kita. Jika kita sering melihat hal yang baik-baik dan tidak mendengar kecuali yang baik-baik, maka senantiasa kita akan berkeinginan yang baik-baik saja. Namun, apabila sebaliknya jika kita sering melihat sesuatu yang bisa menjerumuskan kita dan mendengar sesuatu yang tidak ada gunanya atau membahayakan kita maka keinginan kita pun akan menjadi jelek.

Satu hal yang harus kita ingat adalah KEINGINAN berasal dari hati dan ditrasfer ke pikiran. Jalan utama yang bisa masuk ke dalam hati dan pikiran adalah MATA dan TELINGA, jadi melihat dan mendengarlah yang baik-baik agar hati menjadi baik dan pikiran pun baik.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    Mei 2010
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
%d blogger menyukai ini: