Hakikat Kebenaran

Kebenaran, menurut arti bahasanya adalah sesuatu kenyataan yang telah, sedang, dan akan terjadi. Namun, ada sebagian orang yang ragu akan kebenaran dengan menggantinya dengan sesuatu yang dianggapnya benar, ada juga sebagian orang yang mengetahui kebenaran namun menyembunyikannya, ada lagi sebagian orang yang mengetahui kebenaran akan tetapi tidak mentaati kebenaran tersebut, dan golongan terakhir adalah orang yang mengetahui kebenaran, mencari kelayakan dan keakuratan dari kebenaran tersebut dan mentaatinya. Golongan yang manakah kita ???

Kebenaran pasti berasal dari sumber yang benar pula sedangkan sumber kebenaran pasti hanya satu, karena jika sumber kebenaran banyak maka pastilah kebenaran itu memiliki banyak versi. Contohnya sederhananya, jika anda memiliki banyak sumber pencaharian maka pastilah anda memiliki banyak versi penghasilan, mungkin ada penghasilan dari usaha ini, dari usaha itu, dari usaha yang di sini, dan dari usaha yang di sana.

Mata, telinga, hati, dan pikiran adalah bahan utama/penting dalam mencari kebenaran. Kebenaran itu sebetulnya sudah menjadi fitrah manusia, namun lingkunganlah yang bisa merubah manusia, jika lingkungannya benar maka manusia itu akan dekat dengan kebenaran, namun jika lingkungannya salah/buruk maka manusia itu akan dekat dengan kesalahan.

Kebenaran tidak akan pernah bisa bersatu dengan kesalahan seperti minyak dengan air karena dia berasal dari sumber yang berbeda. Untuk menentukan kebenaran, tidak perlu diadakan dengan voting karena kebenaran itu pasti benar walaupun semua manusia menyalahkannya. Kebenaran yang sedang dialami seseorang pasti terjadi walaupun seseorang itu tidak mau menerimanya, dan kebenaran itu pasti akan datang walaupun semua manusia mengingkarinya. Dengan kata lain, hanya waktu yang bisa menjawab atas terungkapnya kebenaran.

Duhai pencari kebenaran, jika anda berada di jalan kebenaran maka beruntunglah anda, namun jika anda nyatanya tidak berada di jalan kebenaran maka masih ada waktu untuk memperbaikinya. Setiap orang pasti menginginkan kebenaran dan setiap kita belum tentu mutlak berada dalam jalan kebenaran. Untuk itu selagi waktu kita masih ada, carilah kebenaran….

Carilah kebenaran dengan potensi dasar yang kita miliki (penglihatan, pendengaran, perasaan, dan pikiran) dari sumber yang jelas kebenarannya dengan cara yang benar pula. Sang Maha Penguasa Kebenaran tidak akan menyesatkan kita jika kita mati dalam mencari kebenaran, oleh karena itu mintalah pada-Nya petunjuk kebenaran dan berusahalah anda, saya, dan kita semua untuk mencari kebenaran itu. Mudah-mudahan kita memperolehnya. Salam keselamatan bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk kebenaran.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kajian.Net
  • Kategori

  • rindusunnah.com
  • Calendar

    Maret 2010
    S S R K J S M
        Apr »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
%d blogger menyukai ini: